
Jakarta - Intel mengklaim teknologi proses miniaturisasi transistor akan terus berkembang. Chip yang lebih tipis akan menjadi tren masa depan. Untuk itu, Intel berencana memproduksi Central Processing Unit (CPU) dengan teknologi 32 nm (nanometer) mulai 2009.
Manufaktur mikroprosesor itu menegaskan rencananya kepada beberapa klien dan investor. Intel mengatakan pihaknya akan memproduksi chip dengan tipe baru pada 2009.
Sebagai informasi, teknologi produksi 32 nanometer memakai struktur yang sangat tipis. Teknologi ini juga membutuhkan tool spesial untuk membuat chip, seperti extreme ultraviolet lithography (EUV).
Hebatnya, dengan teknologi ini Intel sedianya mampu membuat circuit yang lebih tipis ketimbang chip yang ada saat ini. Sayangnya, proses yang terlibat sangat kompleks dan bisa memperlambat produksi chip secara massal.
Awal 2004 silam, Intel menawarkan dana sebesar US$ 20 juta pada perusahaan bernama Cymer. Perusahaan itu adalah perusahaan spesialis yang memproduksi penghasil cahaya ultraviolet yang dipakai untuk pembuatan semikonduktor. Dana itu dikucurkan untuk mempercepat proses pengembangan EUV dalam tiga tahun mendatang.
Menurut pengakuan salah seorang pejabat Intel, teknologi produksi 32 nm sangat dibutuhkan perusahaan. Intel berharap teknologi ini bisa diadopsi secara massal mulai 2009.
29 Januari 2009 pukul 13.49
Lain kali disebutin sumbernya darimana dong, kan semua orang bisa paham darimana asal berita ini.
14 Maret 2009 pukul 23.34
kemana aza mas hugeng?? gak pernah keliatan dikampus?? ^_^
thanks yah buat saran2nya ^_^
maaf kalau masih banyak kekurangannya... Ntar kami coba perbaiki :)